Published: Juni 01, 2019
Liverpool Juara Champions League 2018-2019 - Musim 2018-2019 merupakan musim yang fantastis untuk Liverpool. Bagaimana tidak? Mereka memulai awal musim dengan kemenangan beruntun tanpa kekalahan di liga, dan mengakhiri liga dengan satu kali kekalahan.
Meski begitu, mereka harus mengakui Manchester City sebagai juara Premier League, karena kalah satu poin. Tapi, skuat asuhan Jurgen Klopp tidak pantang menyerah. Mereka berambisi mengakhiri musim dengan menjadi juara Liga Champions.
Walau hampir tumbang ditangan Barcelona, Jordan Henderson dan kawan-kawan berhasil menyingkirkan Barcelona pada leg kedua semifinal liga Champions. Mereka pun berhasil lolos ke babak final dan bertemu dengan Tottenham Hotspur.
Dan sekarang, 2 Mei 2019, Liverpool akhirnya berhasil menjadi juara Liga Champions 2018-2019 setelah sukses mengalahkan Tottenham Hotspur pada pertandingan babak final di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari.
Dalam laga tersebut, Liverpool meraih kemenangan 2-0 melalui eksekusi penalti Mohamed Salah (menit ke-2) dan Divock Origi (87').
Dengan demikian, Liverpool tercatat sudah enam kali menjadi juara Liga Champions/Piala Champions, yakni pada tahun 1977, 1978, 1981, 1984, 2005, dan 2019.
Hal ini tentu membuat banyak fans Liverpool bahagia sekaligus terharu, karena tim yang mereka dukung kini telah kembali menjadi juara Eropa.
Bukan hanya fans, para pemain Liverpool tentunya juga sangat merasa bahagia, termasuk para legenda hidup Liverpool seperti Steven Gerrard yang juga hadir menyaksikan pertandingan tersebut, terlihat merasa sangat bahagia.
Ulasan Pertandingan Tottenham Hotspur vs Liverpool
Liverpool mengawali kick-off dengan serangan umpan lambung. Memasuki menit pertama, Liverpool mendapat hadiah pinalti. Dan stiker andalan Liverpool, Mohammed Salah mengambil tendangan pinalti tersebut dan berhasil mencetak gol pada menit kedua.
Gol penalti dini Salah terjadi akibat handsball di kotak terlarang yang dilakukan gelandang Tottenham, Moussa Sissoko.
Berawal dari serangan yang langsung dibangun kubu Liverpool, bola kemudian dikuasai Sadio Mane di area pertahanan Tottenham.
Mane sebenarnya hendak melepaskan umpan kepada rekannya, tetapi bola dengan jelas menyentuh lengan Sissoko yang sedang berada di kotak penalti.
Wasit asal Slovenia, Damir Skomina, tak ragu untuk langsung menunjuk titik putih. Dalam tayangan ulang pun cukup jelas bahwa Sissoko menyentuh bola dengan tangannya.
Setelah gol pertama, Liverpool terlihat mengendorkan serangan, dan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balasan. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan Liverpool.
Memasuki babak kedua, Tottenham langsung berinisiatif melancarkan tekanan terhadap pertahanan The Reds.
Namun, meskipun berkali-kali mendapat serangan dari para pemain Tottenham, pertahanan Liverpool yang dikomandoi Virgil Van Dijk masih cukup tangguh dalam menghalau percobaan Harry Kane dkk.
Untuk menambah daya gedor serangan, Tottenham akhirnya menurunkan Lucas Moura pada menit ke-66, menggantikan Harry Winks.
Moura merupakan pemain yang berperan besar meloloskan Tottenham ke babak final berkat hat-trick ke gawang Ajax Amsterdam pada leg kedua semifinal.
Meski begitu, daripada mencetak gol, Tottenham justru hampir kebobolan melalui sepakan mendatar James Milner pada menit ke-69 yang melebar tipis di sisi kiri gawang Hugo Lloris.
Tottenham mempunyai peluang emas pada menit ke-79 melalui tandukan Dele Alli, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Tak lama kemudian, Tottenham kembali mengancam. Dua peluang beruntun tercipta lewat sepakan Son Heung-min dan Lucas Moura.
Namun, kedua peluang tersebut bisa diamankan dengan sangat baik oleh kiper Liverpool, Alisson Becker.
Tekanan terus dilancarkan Tottenham. Mereka nyaris menyamakan skor lewat tendangan bebas Christian Eriksen. Tetapi, lagi-lagi bisa diamankan oleh Alisson.
Dalam pertandingan final ini, peran Alison sungguh sangat luar biasa bagi pasukan Merseyside merah. Ini membuktikan bahwa harga yang dimilki Alison sangat pas dengan kualitasnya menjaga gawang Liverpool.
Nahas bagi Tottenham. Pada menit 87, Divock Origi yang menggantikan Roberto Firmino berhasil mencetak gol kedua untuk Liverpool.
Origi mencetak gol setelah mendapatkan sodoran dari Joel Matip. Di dalam kotak penalti, ia melepaskan tembakan mendatar keras ke pojok kiri gawang Lloris. Liverpool pun unggul 2-0.
Pada sisa waktu laga, para pemain Tottenham tetap berjuang keras melancarkan serangan. Tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada lagi gol yang tercipta.
Susunan pemain Tottenham Vs Liverpool
Tottenham Hotspur:
1-Hugo Lloris;
2-Kieran Trippier,
3-Danny Rose,
4-Toby Alderweireld,
5-Jan Vertonghen;
8-Harry Winks (27-Lucas Moura 66'),
17-Moussa Sissoko (15-Eric Dier 74'),
20-Dele Alli (18-Fernando Llorente 81'),
23-Christian Eriksen,
7-Son Heung-min;
10-Harry Kane
Pelatih: Mauricio Pochettino
1-Hugo Lloris;
2-Kieran Trippier,
3-Danny Rose,
4-Toby Alderweireld,
5-Jan Vertonghen;
8-Harry Winks (27-Lucas Moura 66'),
17-Moussa Sissoko (15-Eric Dier 74'),
20-Dele Alli (18-Fernando Llorente 81'),
23-Christian Eriksen,
7-Son Heung-min;
10-Harry Kane
Pelatih: Mauricio Pochettino
Liverpool:
13-Alisson Becker;
66-Trent Alexander-Arnold,
32-Joel Matip,
4-Virgil van Dijk,
26-Andrew Robertson;
3-Fabinho,
14-Jordan Henderson,
5-Georginio Wijnaldum (7-James Milner 62');
11-Mohamed Salah,
10-Sadio Mane (12-Joe Gomez 90'),
9-Roberto Firmino (27-Divock Origi 58')
Pelatih: Juergen Klopp
13-Alisson Becker;
66-Trent Alexander-Arnold,
32-Joel Matip,
4-Virgil van Dijk,
26-Andrew Robertson;
3-Fabinho,
14-Jordan Henderson,
5-Georginio Wijnaldum (7-James Milner 62');
11-Mohamed Salah,
10-Sadio Mane (12-Joe Gomez 90'),
9-Roberto Firmino (27-Divock Origi 58')
Pelatih: Juergen Klopp

EmoticonEmoticon